berfoto bareng Gayus dan Makon sebelum meninggalkan Kampung Yakati.. aakkkhhh, kakak kangenn kaliaannn..

Rabu, 23 Januari 2013

KKN-ku (Yakati-Bintuni, Papua Barat): Sekolah Kami ..



           Di kampung Yakati ini hanya terdapat satu Taman Kanak-kanak (atau PAUD), satu Sekolah Dasar (SD), yaitu SD Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Sion Yakati, satu Sekolah Menengah Pertama (SMP), yaitu SMP YPK Sion Yakati. Diantara kampung-kampung sekitarnya, hanya di kampung Yakati yang terdapat SMP. Belum ada Sekolah Menengah Atas (SMA), jadi mereka yang ingin melanjutkan SMA harus ke Bintuni. Terdapat satu kantor untuk para Guru dan Kepala Sekolah (SD dan SMP gabung jadi satu). Di samping kantor Guru terdapat toilet yang digunakan untuk Guru-guru dan Siswa.

Di SD YPK ini terdapat 50 orang siswa yang terdiri dari 20 siswa kelas I, 6 siswa kelas II, 5 siswa kelas III, 5 siswa kelas IV, 8 siswa kelas V, dan 6 siswa kelas VI. Terdapat lima ruang kelas, kelas I,IV,V, dan VI masing-masing satu kelas, sementara untuk kelas II dan III digabung menjadi satu kelas, alasannya karena jumlah siswa yang sedikit dan tidak ada ruang lain yang kosong. Dan karena keterbatasan ruangan, ruang kelas VI pun digabung dengan perpustakaan (ruangan di dalam ruangan). Kondisi kelas-kelas di SD ini tidak bisa dikatakan bagus. Pintu yang semua kelas tak terkunci karena rusak, lantai yang disemen banyak yang berlubang, lemari rusak dimakan serangga, kursi dan meja banyak yang rusak, langit-langit jebol, dinding yang kotor dan banyak yang jebol, dan kaca jendela yang penuh debu.

Suasana Kelas di SMP
 
Sementara di SMP terdapat sekitar 15 orang siswa, terdiri dari 10 siswa kelas I, 3 siswa kelas II, dan 2 siswa kelas III. Kondisi kelas di SMP lebih baik dibandingkan yang di SD. Awalnya, SMP hanya memiliki 1 ruang kelas jadi kelas I,II,dan II digabung, namun sekarang sudah dibangun 2 kelas baru untuk kelas I dan II. Kelasnya bersih dan rapi, hanya saja terlihat kosong. Di kelas hanya ada sebuah papan tulis, bangku dan meja para siswa, bangku-meja guru, belum ada lemari tempat menyimpan buku (buku-buku yang digunakan di simpan di kantor guru, jadi setiap sebelum memulai pelajaran, mereka harus mengambil dahulu buku yang akan digunakan).
Suasana di kelas : bercanda bersama murid kelas 2 dan 3
Di depan sekolah terdapat lapangan sepak-bola yang di jadikan halaman bermain , tempat upacara bendera, olahraga (senam, kasti, sepak-bola, volley, dll). Lapangan ini juga yang selalu digunakan oleh warga kampung Yakati bermain sepak-bola saat sore hari karena lapangan ini merupakan satu-satunya lapangan yang ada di Yakati. Sekolah ini juga berhadapan dengan rumah dinas Guru dan sumber air. Di sebelah kiri sekolah terdapat pegunungan tempat warga biasa berburu dan berkebun.

Senam Pagi

       Salam, Pejuang Bintuni

Tidak ada komentar: