berfoto bareng Gayus dan Makon sebelum meninggalkan Kampung Yakati.. aakkkhhh, kakak kangenn kaliaannn..

Rabu, 23 Januari 2013

KKN-ku (Yakati-Bintuni, Papua Barat): Perpustakaan Kami..


Perpustakaan berada di dalam ruang kelas VI
   Di sekolah YPK Sion Yakati ini terdapat sebuah perpustakaan yang berada satu ruang dengan kelas VI, hanya dipisahkan dinding. Kondisinya tidak bisa dikatakan bagus. Ruangannya sangat kecil, didalamnya hanya terdapat sebuah lemari bobrok yang berisi beberapa buku tua, dua buah meja tanpa kursi, terdapat dua buah jendela yang penuh dengan debu, dinding yang berhiaskan sarang-sarang serangga. Dan perpustakaan ini selalu terkunci rapat  didepan pintu pepustakaan tertutup oleh lemari, dan kuncinya selalu dipegang oleh guru. Kondisi inilah yang menyebabkan perpustakaan sangat jarang sekali dikunjungi (atau bahkan mungkin tidak pernah dikunjungi dalam setahun terakhir).
Keadaan Perpustakaan sebelum di renovasi
            Salah satu program kerja KKN kami adalah perbaikan fasilitas perpustakaan. Tim KKN kami bekerja sama dengan Book For Montain (BFM) yang memberikan kami sejumlah buku. Dengan bekal buku-buku dari BFM dan poster-poster pendidikan yang kami bawa, kami bersama-sama para siswa membersihkan dan memperindah perpustakaan sehingga perpustakaan ini lebih hidup dan layak dikunjungi. Meskipun hasilnya tidak sebagus perpustakaan di sekolah-sekolah yang ada di kota, harapan kami ini bisa menjadi penambah semangat mereka untuk terus belajar dan pastinya jadi senang membaca agar menjadi anak-anak bangsa yang cerdas :) Terbukti, dua hari sebelum masa KKN habis ada seorang siswa yang tiba-tiba mengaja saya ke perpustakaan dan dia meminjam sebuah buku (meski saya tidak bisa memastikan itu buku nantinya akan dia baca atau tidak tetapi itu sudah merupakan satu kemajuan besar). Perpustakaan yang tadinya hanya hanya ada kami berdua, satu per satu yang lain mulai berdatangan dan kami mulai ngobrol sana-sini di dalam. Senang :). Meski tidak semua meminjam buku, dengan mereka mau mengunjungi perpustakaan saja itu “sesuatu”.

            Salam, Pejuang Bintuni 

Tidak ada komentar: